PALEMBANG

Pembebasan Lahan Underpass Simpang Charitas Butuh Dana Rp149,5 Miliar

Palembang, Medconas.com—Balai Besar Prasarana Jalan Nasional (BBPJN) akan membangun underpass Simpang Charitas di Jalan Sudirman dan mulai konstruksi pada 2025 mendatang.

Pada dasarnya, prosesnya sudah dimulai sejak tahun lalu seperti pengecekan struktur tanah oleh BBPJN.

Agar pembangunan ini cepat terealisasi, BBPJN mengharapkan Pemerintah Kota Palembang menyelesaikan pembebasan lahan setidaknya di 2024 mendatang.

Namun, pembangunan infrastruktur ini bakal membutuhkan dana penunjang yang tidak sedikit, berupa pembebasan lahan.

Kepala Bidang Keterpaduan Pembangunan Infrastruktur Jalan dan Jembatan BBPJN Sumsel, Elsa Putra Friandi mengatakan, untuk pembebasan lahan di wilayah Sudirman tersebut membutuhkan anggaran mencapai Rp149,5 milliar.

“Pembebasan lahan ini berada di kelurahan 20 Ilir D1, dan Kelurahan Sei Pangeran,” katanya.

Pembebasan lahan pembangunan underpass ini berupa bangunan ruko, perkantoran, pagar, lahan, dan tanaman pohon dengan masing-masing nilai setiap kelurahan Rp72,7 miliar, dan Rp57,2 miliar.

“Selain itu, ditambah dengan biaya administrasi (15 persen dari biaya langsung) termasuk biaya operasional, biaya pendukung, dan biaya jasa penilai Rp19,5 miliar,” katanya.

Besarnya biaya pembebasan lahan pada pembangunan infrastruktur Underpass Simpang Charitas ini, karena lokasi pembangunan berada pada salah satu jalan utama di Kota Palembang, yaitu di Jalan Sudirman.

“Pembebasan lahan nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan bersama dengan Pemerintah Kota Palembang (sharing), namun ada juga permintaan untuk bantuan ke BBPJN Sumsel,” katanya.

Pembangunan underpass ini akan dilakukan kontruksinya selama 2 tahun, yaitu pada 2025 dan 2026 dengan nilai anggaran sebesar Rp354,5 miliar.

“Underpass Sudirman/ Simpang Charitas ini sepanjang 750 meter, dengan pengerjaan pada 2025 sepanjang 200 meter dan dilanjutkan pada 2026 sepanjang 550 meter,” katanya.

Melalui pembangunan infrastruktur ini sasaran yang ingin dicapai berupa dampak sosial berupa peningkatan aksesibilitas masyarakat terhadap fasilitas-fasilitas pelayanan dasar, layanan sosial, dan meningkatkan hubungan kekerabatan.

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button