NASIONAL

Nakhlah Vadaq ” Melenggang ” di Grand Final Puteri Indonesia 2023 Jatim

Jatim, Medconas.com—Memiliki paras cantik dan rupawan tidak sertamerta menjadikan dara berusia 22 tahun asal Kota Malang Jawa Timur Nakhlah Vadaq mengikuti kontestasi finalis puteri Indonesia 2023.Sebab jauh dibalik itu, Nakhlah menjunjung tinggi cita-cita luhur untuk memperjuangkan hak anak dan perempuan Indonesia.

Dalam beberapa kesempatan bersama awak media, Duta Kampus Universitas Negeri Malang (UM) 2018 , Nakhlah Vadaq, mengatakan, sebagai bagian dari Indonesia, kita tidak bisa apabila hanya mengandalkan kecantikan saja tanpa memiliki attitude.

Disisi lain menurutnya, modal yang harus dimiliki yakni Brain, Brave, Beauty, and Behavior (4B).

“Saya pernah menjadi Duta Kampus, itu berarti menjadi figure UM, yang harus bisa menjadi inspirasi baik bagi mahasiswa maupun masyarakat umum. Oleh sebab itu, representasi selama kita berusaha dan memiliki attitude serta perilaku yang baik maka, Insya Allah kebaikan itu akan kembali kepada kita jua, ” katanya.

Nakhlah menambahkan jika, kecintaannya pada kegiatan sosial berawal ketika dirinya magang di Lembaga Perlindungan Anak Malang pada 2021 silam. Dimana dirinya pernah membuat suatu program bernama Pendidikan Seksualitas untuk Anak. Tujuannya adalah, mengedukasi anak laki-laki dan perempuan yang menjadi korban kekerasan seksual untuk bisa kembali pulih dari trauma yang dialaminya.

” Saya melakukan pendampingan untuk membantu pemulihan trauma mereka. Caranya dengan memberikan dukungan mental dan psikososial serta kesempatan konseling,” kenangnya

Berdasarkan pengalaman itu pula, pada akhir 2021, ia membuat sebuah buku kegiatan anak berjudul Gratitude Journal. Sebuah buku catatan kebersyukuran untuk mengurangi tingkat stres pada anak-anak korban kekerasan dalam rumah tangga di Malang. Ada motivasi internal kuat dari Nakhlah untuk aktif di kegiatan sosial dan terus berbuat kebaikan.

“Kita tidak akan tahu di depan kita ada apa yang akan terjadi. Jadi sebisa mungkin berikan yang terbaik di setiap menit. Kita juga tidak tahu apa yang orang lalui maka teruslah menebar kebaikan untuk mereka,” ungkap Nakhlaq.

Mengutip harian disway. Id, Grand Final Puteri Indonesia Jatim 2023 ini turut berbagi pengalamannya yang berkesan, ketika dirinya menjalankan program internship di kantor staf Kepresidenan.

Banyak hal yang harus dia tangani misalnya menerima laporan masyarakat tentang isu-isu perlindungan sosial, pendidikan, serta perempuan dan anak.

Dengan semua pengalaman itu, akhirnya Nakhlah mantap untuk mendaftarkan diri di pemilihan Puteri Indonesia Jatim 2023.

” Saya akan tetap konsisten mengenakan hijab dalam mengikuti kontestasi ini, sebab mengenakan hijab bukan batasan. Tetapi sebagai pendorong untuk terus meraih potensi dan memberikan versi terbaik dari hidup, ” ujarnya

Untuk perhelatan nanti lanjut Nakhlah, dirinya sudah mengusahakan yang terbaik.

” Alhamdulillah, persiapan pun sejauh ini sudah 80 persen. Mulai dari mentalitas, fisik, latihan koreografi yang diinstruksikan panitia. Juga perlengkapan-perlengkapan yang harus dibawa saat grand final hari ini, Jumat(10/2/2023) di Hotel Novotel Samator Surabaya,” terangnya.

Bagi Nakhlah, menikmati semua proses adalah kenikmatan. Jadi lakukan saja yang terbaik. Setelah tuntas melakukannya, apa pun hasil akhirnya nanti, Nakhlah tetap bersyukur.

“Jika kita mendapat apa yang kita sukai maka itu adalah hadiah. Namun, jika kita mendapatkan yang tidak kita sukai maka itu adalah perlindungan dari Allah. Kita harus selalu yakin. Selalu ada hikmah di balik setiap yang terjadi dalam hidup kita,” paparnya.

 

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button