PLN S2JB Terjunkan Ratusan Personell ke Lahat dan Lubuk Linggau Atasi Penyebab Utama Listrik Padam
LRT Sumsel Tak Bisa Beroperasi

Palembang, Medconas.com,—–Sejak pukul 11.03 WIB listrik di seluruh wilayah Sumatera (Selatan Sumsel) padam, PLN memastikan hingga kini masih mengupayakan perbaikan.
Padamnya listrik ini berdampak tak hanya pada rumah tangga, tapi juga perkantoran dan layanan publik, tetapi juga ritel.
Manajer Komunikasi PT PLN (Persero) UID Wilayah Sumatera Selatan Jambi dan Bengkulu (S2JB), Iwan Arissetyadhi mengatakan, penyebab utama listrik padam akibat gangguan transmisi SUTT 275 kV Lubuk Linggau Lahat.
“Tidak hanya Palembang, tetapi juga wilayah sekitarnya di Sumsel,” katanya, Selasa (4/6/2024).
Iwan mengatakan, saat ini PLN sedang berupaya keras memperbaiki gangguan tersebut dengan mengirim ratusan personel ke lapangan untuk mencari penyebabnya dan memulihkan sistem kelistrikan yang terganggu.
“Kami sedang berkoordinasi dengan seluruh petugas transmisi untuk mengetahui masalahnya dan memastikan upaya penormalan segera dilakukan,” jelasnya.
Meski saat ini sedang dilakukan perbaikan, namun PLN masih belum dapat memberikan perkiraan waktu yang pasti kapan listrik akan hidup normal kembali.
“Kami masih sedang melakukan pengecekan di daerah-daerah lain yang terdampak untuk mengetahui mana yang bisa segera diperbaiki. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan kami berusaha keras untuk memulihkan layanan secepat mungkin,” katanya.
Dampak Padamnya Listrik, LRT Sumsel Tak Beroperasi
Gangguan transmisi SUTT 275 kV Lubuk Linggau – Lahat mengakibatkan padamnya aliran listrik di seluruh wilayah Sumatera Selatan (Sumsel).
Pemadaman yang dilakukan sejak 11.03 WIB ini juga menyebabkan terhentinya operasi LRT secara mendadak ini mengharuskan KAI mengevakuasi penumpang.
Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan, penumpang yang masih dalam perjalanan LRT tidak dapat melanjutkan perjalanannya dan dievakuasi melalui walk way.
Namun sebelum dilakukan evakuasi, petugas kami telah memastikan kondisi power sistem di jalur sudah aman /safety, dan ada petugas kami yang memandu proses tersebut.
“Bagi penumpang yang telah memiliki tiket di stasiun keberangkatan belum melakukan perjalanan akan mendapat voucher tiket LRT yang dapat dipergunakan sampai 7 hari ke depan,” kata Aida, Selasa (4/6/2024).
Aida mengatakan, sebagai operator LRT Sumsel PT KAI, menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan ini karena dampak dari gangguan listrik membuat semua perjalanan LRT Sumsel, tidak dapat dilanjutkan. Ia berharap gangguan dapat segera berakhir sehingga perjalanan LRT Sumsel dapat kembali normal.
“Sebagai operator PT KAI akan terus melakukan koordinasi dengan Balai Pengelola Kereta Api Ringan Sumsel (BPKARSS), agar operasional LRT Sumsel kembali normal,” katanya.



