Uncategorized

Kajati Jatim Mengapresiasi Langkah Imigrasi, Ronald Tanur Resmi Dicekal,…!

Surabaya,Medconas.com—–Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) Mia Amiati mengapresiasi langkah Dirjen Imigrasi yang melakukan pencekalan terhadap anak eks anggota DPRD Edwar Tannur yakni  Gregorius Ronald Tannur, terpidana bebas pembunuhan kekasihnya Dini Sera Afrianti beberapa waktu lalu.

“Saat ini posisi (Ronald Tannur) sudah dicekal, kami sangat mengapresiasi Dirjen Imigrasi secara proaktif. Beliau menindaklanjuti permohonan kami melalui Jaksa Agung,” ujarnya.

Mia membeberkan Ronald diketahui sempat ke luar negeri, namun saat ini ada di Surabaya.

“Sempat ada keluar, tapi sudah kembali ke Surabaya. Kalau dilihat dari keberadaannya (Ronald) di Surabaya,” ujarnya.

Menurutnya, kini Tim JPU Kejari Surabaya masih menyusun memori kasasi. Menurutnya, dari kasasi itu hukum bisa ditegakkan seadil-adilnya bagi korban dan keluarganya.

“Waktunya 14 hari sudah kami menyatakan untuk kasasi. (Memori diserahkan) jangka waktu kami koordinasikan dengan Kajari Surabaya,” beber Mia.

Sebelumnya,  keluarga korban kasus penganiayaan hingga tewas yang dialami Dini oleh pelaku yang tak lain kekasihnya sendiri Gregorius Ronald Tanur merasa kecewa. Kasus tersebut berujung vonis bebas pada 24 Juli 2024 lalu oleh hakim Pengadilan Negeri Surabaya

Bebasnya Ronald diprotes keras oleh keluarga korban di Sukabumi Jawa Barat. Hal itu diungkapkan Ruli Diana Puspitasari, kakak korban. Dia mengaku kecewa dengan keputusan hakim yang membebaskan pelaku. Keluarga menginginkan pelaku tetap dihukum setimpal sesuai perbuatannya.

Kecewa, keluarga sangat sedih mendengar keputusan itu, ya sebisa mungkin, sebisa mungkin diperjuangkan lagi sedangkan kalau keluarga tidak tau menau ini itu tau-tau udah dibebasin,” ungkap Ruli menanggapi putusan tersebut.

Seperti di beritakan, jaksa menuntut pelaku Ronald Tanur dihukum 12 tahun penjara. Saat ini pihak keluarga berharap ada pertanggungjawaban dari pelaku karena telah menghilangkan nyawa korban.  Mengingat korban juga meninggalkan seorang anak laki-laki berusia 13 tahun yang masih membutuhkan kasih seorang ibu.

Related Articles

Back to top button