KRIMINAL

Rampok Sadis Lukai Istri-Bunuh Anak Juragan Sate di Boyolali Tertangkap

Jateng, Medconas.com—– Kasus pembunuhan disertai dugaan perampokkan dirumah juragan sate bernama Purwanto yang menelan korban jiwa di Dusun Pengkol, Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede Kabupaten Boyolali, Kamis (30/1/2026) menemui titik terang.

Tim Inafis dan Pejabat Utama (PJU) Dit Reskrimum Polda Jateng mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) perampokan sadis di rumah juragan sate di Jumat (30/1/2026)

Tim terdiri dari 5 orang dipimpin langsung Dir Reskrimum Polda Jateng Kombes Pol Dr. Muhammad Anwar Nasir, S.I.K., M.H. Terlihat pula, diantara tim Katim Resmob Polda Jateng, AKP Rio Adi Putra S.Tr.K.,S.I.K., terlihat diantara tim Dit Reskrim Polda Jateng.

Sebelumnya, Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, mengatakan satu korban terluka dalam kasus ini yaitu istri Daryanti (34) yang mengalami luka parah ditubuhnya.

kini dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Simo, Boyolali.

” Satu korban meninggal dunia yakni anak pemilik rumah berusia 5 tahun berinisial AO menjadi korban dalam insiden ini, ” terangnya

Polres Boyolali berhasil menangkap perampok sadis yang menyatroni rumah Purwanto, juragan sate kambing di Dusun/Desa Pengkol, Kecamatan Karanggede, Kabupaten Boyolali. Karena aksi pelaku, istri Purwanto, Daryanti (34) terluka parah, dengan anaknya yang berusia 6 tahun, AO, tewas.

“Syukur alhamdulillah dalam kurun waktu kurang dari 1 kali 24 jam, kami tim dari Polres beserta dengan tim Jatanras Ditkrimum Polda Jawa Tengah telah berhasil mengungkap pelaku terduga pelaku,” ujar Kapolres Boyolali, AKBP Indra dikutip dari detik.com

Sebagai informasi, perampokan sadis ini terjadi pada Kamis (29/1) sore sekitar pukul 15.45 WIB. Kakak Daryanti, Ngatirin, pertama kali mengetahui perampokan sadis tersebut dari telepon adik iparnya Purwanto. Diketahui, Purwanto merantau ke Kalimantan dan membuka kedai sate kambing.

“Tadi kejadiannya setelah salat Asar,” ucap Ngatirin di hadapan awak media, Kamis malam.

Saat itu, Purwanto menghubunginya dan memintanya segera ke rumah karena kondisi gawat yang dialami Daryanti serta AO.

“intinya saya dibel (ditelepon) sama suami korban, saya disuruh ke rumahnya sini, pokoknya ada gawat gitu. Intinya pokoknya istrinya gawat-gawat gitu, terus saya langsung ke sini,” jelasnya.

Sampai di rumah korban, dia langsung masuk dan menemukan korban Daryanti (34) dalam posisi tergeletak. Sedangkan anaknya, inisial AO (6), berada di kamar mandi.

“Ibunya tergeletak, anaknya di kamar mandi, kepalanya dimasukkan ke ember,” imbuhnya.

Related Articles

Back to top button