NASIONAL

Innalilahi wa innalilahi rojiun Ustadz Yahya Waloni Tutup Usia

Duka Ditengah Suasana Idul Adha 1446 H

MAKASAR, Medconas.com —–Innalilahi wa innalilahi rojiun. Kabar duka di tengah suasana Idul Adha 1446 H datang dari  dai kondang  sekaligus mantan pendeta, Ustaz Dr. H. M. Yahya Yopie Waloni, S.Th., M.Th, yang meninggal dunia pada usia 55 tahun.

Diketahui, Ustadz Yahya , sempat menyampaikan khutbah Jumat di Masjid Darul Falah, Jalan Aroepala, Minasa Upa, Kelurahan Gunung Sari, Kecamatan Rappocini, Kota Makassar sebelum menghembuskan nafas terakhirnya, Jumat (6/6/2025) siang atau bertepatan dengan 10 Djulhijah 1446 H.

Menurut saksi mata, Yusran Uccang (43), warga setempat, Ustaz Yahya sempat menyelesaikan khutbah kedua sebelum jatuh dan tampak lemas.

“Usai khutbah kedua, beliau jatuh dan langsung lemas,” ungkap Yusran.

Pelaksanaan shalat Jumat sempat tertunda akibat kejadian tersebut. Ustadz Yahya kemudian segera dilarikan ke RS Bahagia Minasa Upa, yang hanya berjarak sekitar 100 meter dari lokasi masjid. Sayangnya, nyawanya tidak tertolong.

Melansir Republika.co.id Ustad  Abdul Somad (UAS) pun turut menyampaikan kabar suka yang mendalam dan menulis dengan kalimat ”  Beliau wafat hari Jumat. Khatib Jumat. Hari mulia 10 Dzulhijjah. Bulan mulia,” tulisnya di akun instagramnya, @ustadzabdulsomadofficial

UAS pun dalam kesempatannya turut mengenang sosok Ustadz Yahya sebagai sosok petarung sejati. Secara lengkap,  UAS pun mengunggah  kenangannya bersama Ustadz Yahya Maloni sebagai berikut :

“Beliau sudah hidup mapan. Jadi rektor. Gaji besar. Duit banyak. Dapat hidayah. Masuk Islam. Keliling berdakwah. Nyetir sendiri. Sampai di Jambi, mobilnya rusak. Dibawa ke bengkel. Mesin hancur karena tidak pernah diservice. Mau diganti tim Uas Jambi mobil baru. Ternyata mobil yang rusak itu belum lunas. Ditawarkan Tim tinggal di apartemen. Beliau tidak mau. Ternyata rumahnya masih ngontrak. Beliau melihat dunia ini setengah sayap nyamuk. Saat saya dibully, dipersekusi, dilaporkan dst. Beliau lantang membela saya. Beliau hanya takut pada Allah.Hari ini Allah buktikan batinnya. Beliau wafat hari Jumat. Khotib Jumat. Hari mulia 10 Zulhijjah. Bulan mulia” tulis UAS.

Riwayat singkat Ustaz Yahya Waloni :

Yahya Waloni lahir di Minahasa, Manado, pada 30 November 1970. Ia berasal dari keluarga Kristiani yang taat, dan sempat menjabat sebagai pemuka agama Kristen di **Badan Pengelola Am Sinode GKI Tanah Papua, Wilayah VI Sorong-Kaimana**.

Beliau juga dikenal pernah menjabat sebagai Ketua atau Rektor Sekolah Tinggi Theologia (STT) Calvinis Ebenhaezer Sorong pada periode 1997–2004, sebelum akhirnya memeluk Islam dan menjadi salah satu dai yang cukup dikenal di Indonesia. Meski beberapa kali menuai kontroversi dan mendapat kritik dari sejumlah tokoh, termasuk dijuluki sebagai “Ustaz Pansos” oleh aktivis media sosial Denny Siregar, sosok Yahya Waloni tetap dikenal sebagai tokoh publik yang memiliki perjalanan spiritual unik.

 

 

Related Articles

Back to top button