PENDIDIKAN

Hanya Empat Siswa yang Mendaftar di SDN 137 Palembang, Kadisdik Bakal Lalukan Evaluasi…!

Palembang, Medconas.com——Sebuah fenomena mengejutkan mewarnai Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2025/2026 di Palembang Sumatera Selatan (Sumsel).

Sekolah Dasar Negeri (SDN) 137 Palembang yang terletak di Jalan Kapten Cek Syeh No.32 B, 24 Ilir, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang ini hanya  berhasil menjaring empat siswa baru, jauh di bawah kuota yang tersedia sebanyak 84 siswa untuk tahun ajaran 2025/2026.

“Ya benar baru empat orang yang daftar ke SD ini , kawasan sekitar SD Negeri 137, seperti di Kelurahan 24 Ilir, populasi anak usia masuk SD memang semakin menurun. Selain itu, keberadaan sekolah-sekolah dasar lain di wilayah itu juga cukup banyak, sehingga siswa tersebar,” kata Maiyani salah seorang pengajar dikutip dari detikSumbagsel, Sabtu (21/6/2025).

Maiyani mengatakan tahun sebelumnya jumlah siswa yang mendaftar ada 20 orang. Namun, pada tahun ini menurun jauh hanya empat orang.

“Tahun kemarin di sini yang daftar 20 orang Pak, tapi tahun ini jauh betul menurunnya. Kebijakan kepala sekolah kita akan buka lagi pendaftaran ulang sebelum tahun ajaran baru di mulai,”ungkapnya.

Dia berharap dengan dibuka ulang jumlah pendaftar di sekolah itu bisa naik, dan sekolahnya tetap berjalan dengan lancar.

“Saya harap bagi siswa yang belum daftar atau tidak diterima daftar di sekolah lain bisa daftar di SD kita,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Andrius Amri mengatakan meski menghadapi kekurangan murid yang cukup drastis, pihaknya memastikan bahwa operasional sekolah tetap berjalan seperti biasa.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang Andrius Amri

Kata dia, proses belajar mengajar di SDN 137 masih dilanjutkan dengan tenaga pendidik yang tersedia, sambil tetap menyesuaikan jumlah rombongan belajar dengan kondisi nyata di lapangan.

” Walaupun dengan kekurangan dan keterbatasan siswa sekolah itu tetap berjalan seperti biasa namun menjadi bahan evaluasi,” katanya.

Amri menegaskan bahwa kondisi ini menjadi bahan evaluasi serius bagi pihaknya. Tidak menutup kemungkinan, kata dia, jika dalam waktu mendatang pihaknya akan mempertimbangkan opsi untuk menggabungkan SDN 137 dengan sekolah lain, atau bahkan menutupnya secara permanen apabila jumlah siswa tidak kunjung meningkat.

“Tentu ini menjadi bahan kajian kami. Apakah nantinya sekolah ini akan digabung dengan sekolah terdekat atau dihapus, itu masih dalam tahap evaluasi” ujarnya.

“Tapi prinsipnya, kami tidak ingin mengambil keputusan terburu-buru. Semua akan dikaji secara mendalam dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan efisiensi penyelenggaraan pendidikan,” sambungnya.

 

Related Articles

Back to top button