Ciptakan Suasana yang Lebih Khusuk Bagi Jamaah, Masjid Nurul Ashri Sleman Sediahkan Ruang Khusus Penitipan Anak Gratis…!

Sleman, Medconas.com—- Demi menjaga kekhusukan salat khususnya dalam menjalankan ibadah salat tarawih. Masjid Nurul Ashri di Deresan, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman menyediakan tempat penitipan anak gratis.Tujuan dan harapannya adalah, untuk menciptakan khusyukan saat menjalani Salat Tarawih tanpa terlalu mengkhawatirkan buah hatinya.
Koordinator Divisi Pendidikan Masjid Nurul Ashri, Miftah Al Rizqa mengatakan, giat ini merupakan salah satu program yang digerakkan oleh takmir Masjid Nurul Ashri di Deresan, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman guna menjadikan masjid tidak hanya sebagai tempat beribadah
melainkan menciptakan suasana lingkungan yang juga ramah bagi anak.
Masjid Nurul Ashri ini berkolaborasi dengan Pesantren SahabatQu untuk gedung dan para santri yang menjaga anak-anak. Jadi gedung pesantren yang digunakan berada di utara masjid. Ruangannya luas. Bisa menampung sekitar 20 anak.
“Ini bukan pertama kali jadi tahun-tahun sebelumnya sudah pernah tapi publishnya mungkin kurang mendapat perhatian. Biasanya cuma kita umumkan saja ketika tarawih ketika subuh diumumkan secara langsung nggak langsung di media sosial. Tahun ini di media sosial mendapatkan cukup banyak atensi. Ini bukan tahun pertama tapi tahun ketiga ada penitipan anak,” ujar Miftah Al Rizqa, dikutip dari kumpulan.com Rabu (18/2/2026).
Menurut Miftah, nantinya anak- anak tersebut akan dijaga oleh para santriwati yang sedang berhalangan lantaran mereka tak menjalankan Salat Tarawih.
” Kan bagi mereka yang berhalangan untuk salat maka mereka lah yang nantinya bertugas menjaga anak- anak tersebut. Untuk menikmati fasilitas ini, jemaah cukup mendaftar melalui WhatsApp atau langsung datang sebelum Tarawih. Jadi pada prinsipnya, penitipan ini bukan kewajiban dan tak ada paksaan. Ketika anak tidak mau di penitipan maka jemaah tetap boleh mengajaknya salat, ” tuturnya.
“Anaknya harus mau ditinggal dulu kan, dan itu butuh penyesuaian. Jadi tidak semuanya mau,”tambahnya.
Berkaca dari pengalaman tahun lalu, jumlah anak yang dititipkan hanya sekitar tiga sampai lima anak saja. Di sisi lain, di masjid, takmir juga menyediakan berbagai mainan untuk anak.
“Di sini disediakan mainan untuk anak. Meskipun mainan sedikit, ya,” katanya.
Alasan munculnya program ini menurut Miftah adalah untuk memudahkan ibu-ibu. Serta meningkatkan kekhusyukan salat.
“Untuk mendukung hal kekhusyukan jemaah jadi kita menyediakan penitipan anak ketika tarawih,” katanya.
“Harapannya ada penitipan anak tadi itu bisa jeritan-jeritan anak-anak nggak ada. Mereka bisa bermain di tempatnya dan ibu-ibu juga bisa tenang dalam beribadah ketika meninggalkan anak,” pungkasnya.
Masjid Nurul Ashri berkomitmen menjadi masjid untuk semua. Termasuk untuk anak-anak. Diharapkan bisa menumbuhkan kecintaan anak-anak kepada masjid.
“Kita pengin memfasilitasi semua termasuk lansia termasuk anak-anak pun. Orang tuanya kajian, anak-anak main di sini lihat kolam mereka baca buku, mainan,” pungkasnya.



