INTERNASIONAL

PM Slovakia Robert Fico Ditembak Secara Brutal Oleh OTK Usai Menghadiri Rapat Kabinet, Begini Kondisinya Sekarang

Slovakia, Medconas.com, —– Perdana Menteri (PM)  Republik Slovakia Robert Fico berada dalam kondisi kritis usai ditembak secara brutal oleh orang tak dikenal usai menghadiri rapat kabinet di Handlova, Rabu (15/5/2024) waktu setempat.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari media ini dikutip dari AFP, Kamis (16/5/2024), kondisi Robert Fico memaksanya untuk menjalani perawatan darurat di Banska Bystrica mengingat kondisi nyawanya terancam karena akan memakan waktu terlalu lama untuk sampai ke Bratislava.

Sementara itu, Direktur Rumah Sakit Handlova Martha Eckhardtova mengatakan, Fico sempat dirawat di klinik bedah vaskular. Akan tetapi, dia belum dapat menjelaskan lebih perinci luka-luka yang diderita Fico.

Menyoal hal itu, Wakil Perdana Menteri Slovakia Tomas Taraba mengatakan Fico “diperkirakan akan selamat” setelah menjalani operasi.

Taraba mengatakan bahwa Fico tidak lagi berada dalam situasi yang mengancam nyawanya.

“Untungnya, sejauh yang saya tahu, operasinya berjalan dengan baik – dan saya kira pada akhirnya dia akan selamat. dia tidak berada dalam situasi yang mengancam nyawa saat ini.

“Dia terluka parah – satu peluru menembus perut dan peluru kedua mengenai sendi – dia segera dibawa ke rumah sakit dan kemudian dioperasi.”katanya lagi seperti dikutip dari BBC.

Untuk diketahui, Fico sendiri kini telah menginjak usia ke 59 tahun, lahir tahun 1964 di Cekoslowakia. Sebelum pembubaran rezim komunis, ia adalah anggota Partai Komunis. Ia juga menjadi ketua partai Smer (Arah), dan menjadi tokoh kunci sejak saat itu. Dia dan Smer sering dijelaskan sebagai partai populis kiri, meskipun dia juga pernah dibandingkan dengan politisi sayap kanan seperti Perdana Menteri nasionalis Hungaria tetangganya, Viktor Orbán.

Fico kembali ke kekuasaan di Slovakia tahun lalu, setelah sebelumnya menjabat dua kali sebagai PM, dari 2006 hingga 2010 dan kemudian dari 2012 sampai 2018. Pemerintahannya yang ketiga menjadikannya sebagai kepala pemerintahan terlama dalam sejarah Slovakia, sebuah anggota Uni Eropa dan NATO.

 

Related Articles

Back to top button