PALI
Waspada! Investasi Bodong Makin Ganas di PALI
PALI (Medconas.com)— Kasus investasi bodong di Kabupaten PALI makin bikin resah. Wakil Ketua DPRD PALI, Firdaus Hasbullah, angkat suara. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah tergiur janji “cuan cepat” yang justru berujung buntung.
Menurut Firdaus, lonjakan korban jadi sinyal serius: literasi keuangan masyarakat masih rendah, sementara modus penipuan makin canggih. Mulai dari janji keuntungan fantastis dalam waktu singkat, hingga testimoni palsu yang tampak meyakinkan.
“Sekarang ini penipu makin pintar. Kalau kita tidak kritis, sangat mudah terjebak,” ujarnya.
Firdaus menegaskan, sebelum berinvestasi, masyarakat wajib cek legalitas dan logika penawarannya. Ia mengingatkan, tidak ada investasi tanpa risiko. Jika ada yang menjanjikan untung besar tanpa risiko, itu patut dicurigai.
Ia juga mendorong masyarakat untuk tidak diam jika menemukan indikasi penipuan. “Segera laporkan. Peran aktif masyarakat penting untuk memutus rantai investasi ilegal ini,” katanya.
Lebih jauh, Firdaus menekankan pentingnya edukasi keuangan sebagai “tameng” utama. Dengan pemahaman yang cukup, masyarakat tidak akan mudah tergoda skema yang menjanjikan keuntungan instan.
“Ini bukan cuma soal hukum, tapi juga mindset. Harus lebih hati-hati, jangan serakah, dan jangan ikut-ikutan tren tanpa tahu risikonya,” tegasnya.
DPRD PALI, lanjut dia, akan terus mendorong pemerintah daerah dan pihak terkait untuk menggencarkan sosialisasi bahaya investasi bodong. Penguatan koordinasi dengan aparat penegak hukum juga menjadi prioritas demi melindungi masyarakat.
Firdaus pun mengajak warga untuk lebih bijak dalam mengambil keputusan finansial. “Jangan asal ikut. Harus cerdas, kritis, dan bertanggung jawab,” ujarnya. (**/As)



