NASIONAL

Diduga Tak Memiliki Uang Untuk Penguburan, Seorang Ayah di Tanggerang Simpan Jenazah Bayinya Dalam Lemari Es

Jakarta, Medconas.com— Warga Jalan Tanah Seratus RT 03 RW 12 Kelurahan Sudimara Jaya, Kecamatan Ciledug Kota Tanggerang geger. Pasalnya, warga menemukan jenazah seorang bayi yang dalam freezer lemari pendingin.  Diduga bayi malang tersebut sengaja disimpan orang tuanya lantaran tak memiliki uang untuk melakukan prosesi penguburan jenazah.

Melansir detik.com, terungkapnya kasus ini bermula dari pengakuan warga bernama Nita yang mengaku melihat ibu bayi tersebut  AA (33), pergi ke sebuah klinik. AA terlihat pergi ke klinik beberapa hari sebelum suaminya S (40) ketahuan menyimpan jenazah anak mereka di dalam freezer.

Kemarin juga dia sakit dibawa ke klinik situ (depan warung) berobat juga. Aku tanya dia dijalan, ‘Kenapa, Mbak? Meriang?’ dia cuma manggut-manggut doang,” ujar Nita.

Nita mengungkapkan bahwa saat itu AA pergi ke klinik bersama suaminya dan dua anak kecil. Namun, Nita tidak tahu apakah dua anak kecil tersebut adalah anak mereka.

“Berobat sama suaminya, sama anaknya, anak kecil. Tapi nggak tahu anaknya, nggak tahu anak siapa. Yang penting ada anak kecilnya saja sekitar anak saya, 4 tahunan deh. Ada adik-kakak di bawah 4 tahun lagi ada, pokoknya dua aja, pokoknya adik kakak. Mungkin yang kecil 2 tahunan, sudah bisa jalan,” ungkapnya lagi.

Bertdasarkan informasi yang dihimpun, konologi itu berawal ketika istri S berinisial AA dibawa ke rumah sakit pada Minggu (2/7/2023) kemarin. Sehari kemudian atau Senin (3/7) pagi, AA melahirkan bayi namun sang buah hati meninggal dunia. Peristiwa miris itu diperoleh polisi saat memeriksa S, untuk menyelidiki perbuatannya menyimpan jasad bayinya tersebut di freezer kulkas.

” Jadiwaktu AA melahirkan bayinya , kondisi sudah meninggal. Itu kata pelaku,” ujar Kapolsek Ciledug Kompol Diorisha, Kamis (6/7/2023)

Dari keterangan yang diperoleh, S beralasan memasukkan jasad bayinya ke dalam freezer karena sebelumnya melihat jasad bayinya itu di dalam pendingin Rumah Sakit.

“Alasan S, memasukkan jenazah ke dalam freezer karena melihat jenazah dikeluarkan dari pendingin di RS. Jenazah dimasukkan ke dalam freezer dari jam 8 malam,” tambahnya.

 

Related Articles

Back to top button