OLAHRAGA

Lahirnya Sumsel United, Herman Deru : Titik Awal Kebangkitan Sepak Bola Sumsel

Palembang, Medconas.com —–Hadirnya tim debutan baru Sumsel United di kancah sepakbola nasional ditanggapi positif Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru.

Menurutnya, kehadiran klub sepak bola profesional ini diharapkan menjadi titik awal kembali bangkitnya sepak bola Sumsel.

Dia menilai, Sumsel jangan terpaku pada satu klub yang ada. Harus ada inisiatif baru untuk mendorong dan membentuk lebih banyak klub sepak bola. Diketahui, untuk skala provinsi, Sumsel sudah memiliki Sriwijaya FC (SFC)

“Kita tak boleh hanya berkutat dengan satu klub. Setelah Sumsel United berdiri, harus muncul lagi inisiatif untuk mendirikan klub lain. Saya rasa itu hal yang bagus. Di beberapa daerah lain di Indonesia, satu kabupaten bisa punya lebih dari satu klub,” ujar Deru yang juga Pembina Sumsel United ini.

Menurutnya, potensi sepak bola Sumsel sangat besar. Baik dalam hal infrastruktur dengan stadion yang dimiliki dan sumber daya manusia (SDM). Antusias masyarakat terhadap olahraga ini juga sangat baik.

“Sumsel adalah provinsi yang luas, punya potensi luar biasa, baik fasilitas maupun SDM-nya. Saya yakin persepakbolaan kita akan bergelora jika semua pihak bekerja sama,” ungkapnya.

Deru juga meminta seluruh pihak, baik pemda, pengusaha, perusahaan swasta, pelaku olahraga, dan masyarakat ikut ambil bagian untuk pengembangan sepak bola Sumsel.

Dia juga menyebut, inisiatif pembentukan Sumsel United datang dari Cik Ujang yang kini menjadi Presiden Sumsel United. Wakilnya di Pemprov Sumsel itu merupakan penggila sepak bola sejak menjadi Bupati Lahat (2018-2023).

“Cik Ujang adalah sosok yang saya tahu betul rekam jejaknya dalam menyemarakkan sepak bola. Maka, ketika beliau menginisiasi terbentuknya Sumsel United, saya percaya ini bukan sekadar klub biasa,” tambahnya.

Deru juga menekankan jika Sumsel United bukan milik individu atau kelompok tertentu, melainkan milik masyarakat Sumsel.

“Dari logonya saja sudah kelihatan, bahwa klub ini bukan milik perorangan atau hanya beberapa kabupaten/kota. Ini klub yang menyatukan semua. Ini klub milik Sumsel,” jelasnya.

Sebelumnya, Presiden Klub Sumsel United Cik Ujang mengatakan, pihaknya akan melakukan tur ke seluruh daerah di Sumatera Selatan. Tur itu untuk mengenalkan tim baru sepakbola asal Sumsel. Sekaligus sebagai penanda bahwa klub itu bukan milik satu daerah saja, tapi menjadi kebanggan bagi masyarakat Sumsel.

“Sumsel United adalah klub milik semua daerah di Sumsel. Setiap kabupaten dan kota harus merasakan bahwa mereka memiliki klub ini,” ujar Cik Ujang, saat launching Logo, Jersey dan Pelatih Sumsel United, dilansir dari detiksumbagsel.

Kata dia, tur akan dilakukan setelah skuad Sumsel United lengkap dan terbentuk. Agenda itu akan dimulai dari Lubuklinggau-Musi Rawa-Musi Rawas Utara-Lahat-Muara Enim-OKU Raya (OKU, OKU Timur, dan OKU Selatan) dan beberapa daerah lainnya.

“Tur ini juga menjadi sarana pencarian bakat dan mempererat ikatan dengan masyarakat lokal. Kami akam merangkul potensi pemain-pemain dari seluruh daerah” ungkapnya.

Dia juga menyebut rencana strategis klub ke depan dengan membangun akademi sepak bola pada 2026.

Akademi itu, kata dia, akan menjadi wadah pembinaan generasi muda dari berbagai wilayah di Sumsel. Termasuk potensi dari desa yang selama ini belum tersentuh pembinaan profesional.

Related Articles

Back to top button