Buntut Serangan Israel, RS Indonesia di Gaza Berhenti Beroperasi

Gaza, Medconas.com,— Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza Palestina mengumumkan berhenti beroperasi sejak, Jumat (17/11/2023) akibat kondisi persediaan peralatan medis yang telah habis ditambah lagi dengan daya tampung RS yang tak memadai.
Ketua Presidium Mer-C Indonesia, Sarbini Abdul Murad mengatakan, RS Indonesia di Gaza sudah tidak lagi bisa merawat pasien. Lantaran banyaknya tenaga medis yang juga menjadi korban serangan brutal zionis Israel atas Palestina sejak lebih dari 40 hari perang terhadap kemanusiaan ini dimulai.
” Ini yang membuat kita sangat berduka, Kita tidak lagi bisa memberi pelayanan minimal sekalipun kepada pasien. Kita tidak punya lagi persediaan obat-obatan.Bahkan saat ini, lebih dari 200 medis meninggal dunia,” kata Sarbini dikutip TVone, Sabtu (19/11/2023).
Sebagai informasi, menurut kantor media pemerintah di Gaza pada Rabu (15/11), setidaknya 11.500 warga Palestina terbunuh, termasuk lebih dari 7.800 wanita dan anak-anak, dan lebih dari 29.200 lainnya terluka sejak Israel mulai membombardir pada 7 Oktober 2023.
Lebih lanjut, 22 personel pertahanan sipil dan 51 jurnalis juga tewas sementara jumlah warga yang terluka mencapai 29.800 orang.



