Lebih dari 10 Ribu Warga Miskin di Palembang Tak Terima Bansos

Palembang, Medconas.com- Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi (Verval) Dinas Sosial Kota Palembang, didapati banyaknya masyarakat miskin yang belum pernah mendapatkan bantuan sosial (Bansos).
Kepala Bidang Fakir Miskin Dinas Sosial (Dinsos) Kota Palembang, Siti Fauziah mengatakan, pihaknya telah melakukan penyandingan data antara Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dengan Pensasaran Percepatan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem (P3KE).
“Hasilnya, dari 33.839 keluarga warga miskin ekstrem, sebanyak 23.458 keluarga belum tersentuh bansos,” katanya, Kamis (31/8/2023).
Kemudian, dari data non bansos itu, dilakukan verval lagi. Didapatkan data bahwa, dari 23.458 keluarga miskin yang tak dapat bansos itu, ternyata ada 12.812 keluarga yang datanya sudah dibenarkan.
Seperti dihapus karena meninggal dunia, sudah tidak layak lagi jadi penerima bansos (sudah tidak miskin), dan lainnya.
“Jadi untuk pekerjaan rumah (PR) kita tahun depan tinggal 10.646 keluarga lagi yang harus di-verval. Agar kita tahun persis seperti apa kondisi sebenarnya antara data angka dan di lapangan,” katanya.
Data ini, sedang dilakukan verval kembali oleh operator kelurahan di masing-masing wilayah. “Harapannya tahun depan Palembang zero miskin ekstrem,” katanya.
Dimana diketahui, warga dikatakan miskin ekstrem jika pendapatan perharinya rata-rata Rp10.000 per hari atau sekitar Rp300.000 per bulan.
Mereka yang belum sama sekali menerima bantuan ini bisa disebabkan banyak faktor. Mungkin belum masuk DTKS. Atau mungkin sudah masuk tapi belum di-verval lagi.
“Yang sudah mampu tapi belum dikeluarkan dari data dan lain sebagainya,” katanya.
Sementara, dalam data penyandingan juga sudah dikelompokkan jumlah keluarga penerima bansos.
Mana yang jadi penerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), Program Keluarga Harapan (PKH), serta yang mendapatkan dua jenis bansos (BNPT dan PKH).
Untuk penerima BNPT di Palembang sebanyak 3.208 keluarga penerima manfaat (KPM). Kemudian penerima PKH sebanyak 3.282. Sedangkan penerima BPNT dan PKH jumlahnya 3.891 KPM.



